![]() |
| www.google.com |
GaleriSastraEkonomi- Tujuh belas Agustus 1945 adalah hari kemerdekaan Republik Indonesia, hari yang bersejarah dan selalu di kenang sepanjang masa, serta selalu diperingati setiap tanggal 17 Agustus. Ya, bagaimana tidak bersejarah? setelah 355 tahun di jajah, bangsa Indonesia kemudian mendapatkan kemerdekaannya secara sempurna. Para pahlawan yang mandi dengan darah semoga mendapatkan tempat terbaik di syurga sana, sebagai imbalan atas jasa besar yang telah diberikan untuk Indonesia. Kali ini Aku akan membagikan puisi yang di tulis tanggal 17 Juli 2017, dan dibacakan pada acara upacara hari kemerdekaan di sekolah.
Hari Kemerdekaan
Merdeka!!! Merdeka!!! Merdeka!!!
Deruan kata mengelilingi Negeri...
17 Agustus 1945...
72 tahun yang lalu para Pahlawan mandi dengan darah Ayah mereka...
Darah anak mereka...
Darah IBu mereka...
Darah kakek-nenek mereka...
Darah para pejuang-pejuang bangsa yang tumpah di atas tanah...
Kata merdeka yang sekarang begitu mudah terucap dulu tak semudah itu terucap...
Merdeka!!! Doorrr!! Meriam-merima mulai menghujani tempat dimana kata merdeka berkumandang...
Telinga ini bising dengan suara peluru...
Tubuh ini bosan dengan gores luka...
Tanah ini kenyang dengan jasad-jasad para laskar pemimpi kemerdekaan...
Lalu setelah terbebas dari jerat dan sengkete penjajah, kata merdeka mudah terucap...
Mudah terdengar...
Bahkan tertutur tanpa tau arti sebenarnya...
Merdeka!!! Dulu para pejuang mengatakannya dengan disaksikan malaikat maut di atas ubun-ubun...
Merdeka!!! Sekarang kata ini membual hanya euforia hari kemerdekaan...
Pantaskah?
Dirgahayu NKRI ke 72...
Berbeda tetap satu dalam balutan jubah pancasila...
Jangan tanyakan apa yang sudah negerimu berikan untukmu...
Namun tanyakan apa yang sudah kita beri untuk negeri ini selama 72 tahun berdiri?
Pikirkan itu!!!

Komentar
Posting Komentar